Ketua PWI Rohil Terima Brevet Bela Negara Dari Kementerian Pertahanan RI

BOGOR – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) menerima Brevet (Pin) Bela Negara dan sertifikat resmi dari Kementerian Pertahanan Republik Indonesia.

Masrul Gusti berhak atas sertifikat tersebut setelah mengikuti kegiatan Retret wartawan PWI yang dilaksanakan selama empat hari.

Penyematan dilakukan oleh Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Pertahanan RI, Mayor Jenderal (Mayjend) TNI Ketut Gede Wetan Pastia, di Lapangan Tembak Bayu Aji, Batalyon 13, Grup 1 Kopasus, Bogor, Minggu (1/2/2026), secara simbolis.

Pemberian brevet tersebut menjadi penanda berakhirnya rangkaian Retret PWI Tahun 2026 yang digelar sejak Kamis (29/1/2026).
Program ini diikuti 162 peserta dari target awal 200 pengurus PWI Pusat dan PWI Daerah.

Retret dilaksanakan di Balai Diklat Kompetensi Bela Negara, Desa Cibodas, Kecamatan, Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Retret PWI 2026 mengusung tema “Memperkuat Pers yang Profesional, Berintegritas, dan Berwawasan Kebangsaan untuk Ketahanan Informasi, Demokrasi, dan Keamanan Nasional.”

Mayjen Ketut Gede Wetan Pastia, mengatakan Kementerian Pertahanan memberikan apresiasi kepada para pimpinan PWI yang telah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan disiplin dan komitmen tinggi.

“Bapak Menteri Pertahanan merasa bangga. Karena itu, para peserta diberikan brevet dan sertifikat Bela Negara. Setelah kembali ke daerah, diharapkan tetap berkarya sebagai insan pers yang berperan dalam bela negara,” ujar Ketut Gede.

Pada kesempatan itu Ketut Gede juga mengatakan Retret Bela Negara wartawan PWI merupakan Retret yang paling istimewa dibandingkan Retret lainnya.

“Pada Retret wartawan PWI ini, kamiel menerima perintah dari Pak Menhan, agar peserta diberikan kesempatan untuk latihan menembak di lapangan tembak Kopasus ini,” kata Mayjen  Ketut Gede.

Peserta Retret PWI bersiap menuju Lapangan Tembak Kopasus di Parung Bogor

Sementara Ketua PWI Rohil, Masrul Gusti, mengatakan Retret Bela Negara Wartawan merupakan kerangka baru peran insan pers untuk menjaga profesionalitas, ketahanan informasi, demokrasi, serta keamanan nasional

“wartawan memiliki peranan strategis dalam menyampaikan nilai- nilai kebangsaan dengan penyajian narasi bela negara keruang publik melalui media publikasi” kata Masrul Gusti, minggu (1/2/26) di Bogor.

Menurut Masrul Gusti, peran media juga daerah sangat penting dalam menjaga komitmennya untuk terus memperkuat peran pers daerah yang profesional, berintegritas, serta berwawasan kebangsaan.

“wartawan daerah juga dituntut untuk tetap menjaga komitmen independensinya agar masyarakat dapat memperoleh informasi publik yang kredibel ” ujarnya.

Selama retret, peserta mendapatkan pembekalan langsung dari sejumlah pejabat tinggi negara, di antaranya Menteri Pertahanan RI Jenderal Sjafrie Sjamsoeddin dan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.

Selain itu, hadir pula Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika Nezar Patria, Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, perwakilan Kementerian Dalam Negeri Akbar Ali, serta unsur Polri yang diwakili Kadiv Humas Polri dan Karopenmas Mabes Polri. **

 

 

Pos terkait