Melalui UMKN, Pemkab Rohil Dukung Produk Lokal

 

ROKAN HILIR –  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hilir (Rohil) selalu melakukan upaya keras dalam meningkatkan ekonomi masyarakat kecil menengah.

Sebagai bentuk komitmen tersebut Pemkab senantiasa melakukan terobosan -terobosan melalui  pelatihan dan dan bimbingan untuk pengembangan Usaha Kecil Menengah (UMKN) diwilayah itu.

Saat ini, Bupati Afrizal Sintong SIP, M.Si didampingi ketua PKK Sanimar Afrizal bersama manajemen PHR dan Politeknik Bengkalis secara langsung meresmikan Umah Oleh-oleh Bagansiapiapi, Rabu (6/12/2023).

Umah Oleh-oleh Bagansiapiapi yang terletak di Jalan Mawar tersebut merupakan program tanggung jawab sosial dan lingkungan PT Pertamina Hulu Rokan WK Rokan bekerjasama dengan Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng).

Kepala SKK Migas wilayah Sumbagut Sdr. Yani Nurlholis, Menejer humas Pertamina Hulu Rokan Rudi arifrianto, Direktur Politeknik Negeri Bengkalis Johnny kaster, Ketua PKK Sanimar Afrizal, perwakilan Kodim 0321/Rohil, perwakilan Polres Rohil, para Asisten, beberapa kepala OPD, Ketua DPD UIN Rohil Nur Azmi, para pelaku UMKM serta berbagai unsur lainnya.

Ketua DPD UIN Kabupaten Rohil Nur Azmi dalam laporannya menyebutkan bahwa pihaknya telah melaksanakan pembangunan dan pembinaan UMKM yang ada di Kabupaten Rohil selama empat tahun bersama instansi terkait.

“Dalam pembinaan dan pengembangan UMKM ini kami sangat membutuhkan sinergi dan kolaborasi, ini cita-cita kami sejak lama, alhamdulillah pak Bupati juga memberikan dukungan. Kami juga banyak di bina OPD terkait seperti Disperindag, Dinas Koperasi, Perizinan dan Dinas Kesehatan, ” katanya.

Ia menerangkan bahwa, UMKM Rohil telah memenuhi standar pemasaran seperti telah memiliki izin usaha, label halal hingga BPOM.

“Kami juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada ketua PKK. Karena melalui PKK ini produk kita sangat terkenal di Riau bahkan produk kira sangat disegani hingga ada juga produk UMKM kita yang go internasional,” paparnya.

Berdirinya Umah Oleh-oleh Bagansiapiapi ini lanjutnya, merupakan hasil dukungan dan pembinaan dari PHR dan Politeknik Bengkalis serta pemerintah daerah melalui OPD terkait.

“Sejak UMKM kita di perkenalkan banyak perubahan dan banyak orderan, perhatian dan binaan PHR bersama Polbeng sangat besar dalam pengembangan UMKM kita di Kabupaten Rohil ini,” terangnya.

Bupati Rohil dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat atas grand opening Umah Oleh-oleh Bagansiapiapi dan menyampaikan ucapan terimakasih kepada PHR dan Polbeng atas bantuan dan pembinaan yang diberikan kepada UMKM yang ada di Kabupaten Rohil.

Selaku Pemerintah daerah lanjutnya, tentunya sangat mendukung dengan seluruh program yang dilaksanakan PHR di Kabupaten Rohil salah satunya pembinaan UMKM yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Pemda sendiri kata Bupati, juga telah berupaya semaksimal mungkin dalam membantu dan membina seluruh UMKM yang ada di Kabupaten Rohil melalui Dinas terkait.

“Kami selaku Pemerintah daerah sangat bangga dengan peresmian gerak UMKM ini. Kami akan mendukung sepenuhnya untuk pengembangan produk UMKM dengan mempermudah perizinan dan pemberian modal usaha,” paparnya.

Bupati juga mengingatkan para pelaku UMKM agar terus mengembangkan kualitas produk nya dan memberikan kemasan yang menarik agar dapat memikat hati para konsumen untuk berbelanja.

“Produk UMKM kita rasanya juga sangat enak tidak kalah dengan produk UMKM daerah lain. Semoga pelaku UMKM kita semakin maju dan sukses,” kata Bupati.

Menejer Humas PHR Rudi Arifrianto juga menjelaskan bahwa di Bagansiapiapi sendiri ada sebanyak 30 UMKM yang dilakukan pembinaan. Ia berharap dengan peresmian Umah Oleh-oleh tersebut dapat berjalan efektif untuk membina para pelaku UMKM.

“Diharapkan rumah oleh-oleh ini bisa menjadi satu etalase dari produk-produk unggulan dari binaan kita yang kedua bisa dijadikan sebagai arena untuk kolaborasi. Jadi bisa menjadi arena untuk kolaborasi bisa ajang bertemu antara satu UMKM dengan yang lain sehingga bisa terjalin kerjasama yang memungkinkan apabila nanti pada waktunya ada buyers potensial,” paparnya.

bayers yang datang itu bisa Kemudian bersama-sama untuk di lakukan apa pemenuhan ya permintaan dari buyers kita lalu kemudian yang ketiga

Umah Oleh-oleh ini juga diharapkan sebagai ajang untuk mengasah kemampuan kapasitas dan kapabilitas para pelaku UMKM yang ada di Bagansiapiapi.

Didalam Umah Oleh-oleh Bagansiapiapi itu sendiri katanya lagi, tersedia ruang rapat yang juga bisa dimanfaatkan sebagai ruang untuk pelatihan. Sehingga rumah oleh-oleh ini nantinya akan menjadi lebih ramai pengunjung dan Kemudian ditambahkan fasilitas tambahan berupa tempat kuliner.

Dengan adanya kuliner yang bersebelahan langsung dengan etalase maka diharapkan masyarakat yang datang berkunjung menikmati kuliner mereka juga melihat ada produk UMKM unggulan yang ada. Sehingga kemudian masyarakat tertarik untuk membeli.

“Itu ekspektasi kita, jadi jelas mulai dari aspek pemasaran, aspek kolaborasi, aspek peningkatan kapasitas itu menjadi konsen kenapa rumah oleh-oleh ini bisa kita adakan di sini bersama dengan UMKM IKM nusantara dan juga bekerja sama dengan Politeknik Bengkalis, ” pungkasnya. (Advertorial)

Pos terkait