Toilet Jungkir-balik 

Oleh : Helfizon Assyafei

Di perbatasan Palembang-Jambi, bus rombongan kami (PWI Riau) dari Banten menuju Pekanbaru terjebak kemacetan panjang. Kendaraan mengular, waktu berjalan lambat. Ini bukan macet yang pertama. Sudah yang kesekian kalinya. Menyebalkan.

Kami seperti burung dalam sangkar yang dibawa berjalan. Kegiatan dalam bus cuma;
Karokean
Ngobrol
Haha-hihi
Upload berita
Skrol-skrol medsos
Ke toilet bus
Maen game
Tidur
Antrean panjang kamar mandi ditempat singgah
Nunggu antrean BBM bus yang panjang mengular
Pergi lagi, Ngobrol lagi, haha hihi lagi,
ketiduran lagi selama tiga hari dua malam

Rasanya tak sampai-sampai. Tubuh berguncang kekiri dan kekanan mulai dari berangkat pagi- siang-malam-subuh-pagi-siang lagi-malam-subuh lagi begitu seterusnya. Ditambah macet waktu tempuh Banten-Pekanbaru jadi tiga hari dua malam. Ujian berat dalam bus yang kami rasakan bila tiba-tiba terkena HIV (Hasrat Ingin Vivis).

Meski ada fasilitas toilet di bus tetapi tentu tidak mudah menggunakanannya kalau bus sedang berjalan. Beda dengan pesawat yang relatif tenang diangkasa. Apalagi jalan darat tak selalu mendatar kadang mendaki kadang menurun plus tikungan tajam. Rasa naik kapsul angkasa didalam toilet kecil dan sempit itu. Rasanya jungkir-balik. Harus siap pisik dan mental.

Tubuh bisa terhempas kekiri dan kekanan dengan ekstrim saat bus menanjak, menurun atau ditikungan. Kalau tak kuat pegangan tangan ditoilet bisa-bisa tu vivis ‘terbang’ kemana-mana ha ha ha… Jauh juga rupanya 1.223 Km Pekanbaru-Banten itu kalau pakai bus.

Meski demikian sepanjang perjalanan pulang-pergi, ramainya asyik nyaris tak pernah absen dari percakapan dan gelak tawa. Lupa sejenak masalah-masalah hidup. Masalah ekonomi terutama. Ada banyak ‘kasus-kasus’ lucu yang dialami kawan-kawan di Banten dan jadi bahan obrolan disepanjang jalan.

Yang membully dan kena bully sama keras tawanya. Kadang ada kisah lucu yang tak bisa diceritakan lewat tulisan. Kisah-kisah itu lebih seperti tradisi lisan dan spontan. Kegembiraan inilah jadi obat yang menyenangkan sepanjang perjalanan itu. Itulah cara kam menikmati segala situasi. HPN dimana saja selalu mengesankan…

Pekanbaru, 12 Februari 2026

Pos terkait