Shalat Berjamaah, Ciptakan Momen Religius antara Satgas TMMD dan Warga

PEKAITAN – Tengah hari di hari kedua pelaksanaan pembangunan fisik program TMMD ke-125 Kodim 0321/Rohil, di lokasi kegiatan terlihat sejumlah anggota Satgas tengah bersiap untuk melaksanakan sholat Jum’at berjamaah di Masjid Jami Baiturahmat.

Saat azan berkumandang, anggota Satgas TMMD yang tengah bekerja di berbagai sasaran fisik di wilayah Pekaitan menghentikan aktivitas mereka, membersihkan diri, dan berkumpul bersama warga untuk melaksanakan Sholat Jumat berjamaah.

Masjid tersebut dipenuhi puluhan prajurit dan warga yang duduk berdampingan, mengenakan pakaian terbaik mereka, menciptakan suasana khidmat di bawah langit mendung.

Momen ini terasa istimewa, seolah langit Pekaitan turut menyaksikan kebersamaan yang hangat antara TNI dan rakyat, di tengah rasa syukur atas hujan yang telah meredakan karhutla.

Ustadz Mahmuda (47), tokoh agama setempat yang memimpin khotbah Jumat, menyampaikan kekagumannya atas momen ini.

“Hujan tadi malam adalah rahmat Allah, menjawab doa kita agar karhutla di Rohil segera padam. Melihat bapak-bapak TNI sholat bersama kami di masjid ini, hati saya terasa penuh syukur. TMMD tidak hanya membangun desa, tetapi juga mempererat ukhuwah, menyatukan kita dalam iman dan kebersamaan,” ujarnya dengan penuh haru usai sholat.

Praka Wahyu Giatno, anggota Satgas TMMD dari Yonif 132/Bima Sakti, berbagi perasaannya tentang pengalaman ini. “Sebagai prajurit, kami tidak hanya bertugas membangun infrastruktur, tetapi juga menjalin hubungan dengan warga. Sholat Jumat bersama di Masjid Jami Baiturahmat ini membuat kami merasa seperti keluarga. Setelah hujan semalam yang membawa berkah, momen ini terasa semakin penuh makna,” ungkapnya dengan senyum tulus.

Hujan tadi malam tidak hanya memadamkan ancaman karhutla, tetapi juga membawa kesejukan yang memperkuat semangat warga dan Satgas TMMD. Sholat Jumat berjamaah di Masjid Jami Baiturahmat menjadi cerminan nyata bahwa TMMD ke-125 bukan hanya tentang pembangunan fisik, tetapi juga tentang menyatukan hati melalui nilai-nilai spiritual dan kebersamaan.

Di bawah langit mendung Pekaitan, pasca-hujan yang menjadi rahmat, Satgas TMMD dan warga terus menjalin ikatan yang erat, menorehkan cerita kemanunggalan yang akan dikenang oleh generasi mendatang. Program ini, yang akan berlangsung beberapa minggu ke depan, diharapkan terus membawa manfaat nyata bagi masyarakat Kecamatan Pekaitan dan memperkuat harmoni antara TNI dan rakyat. (Rls)

Pos terkait