Hindari Pemeriksaan, Angkutan Travel Transit Penumpang di Parit Sendang

  • Whatsapp

ROKAN HILIR – Masyarakat Jalan Parit Sendang, RT 01 Labuhan Tangga Kecil, Kecamatan Bangko dibuat resah. Pasalnya jalan itu sering dijadikan lokasi transit turun naiknya penumpang angkutan travel dari luar daerah Rohil, demi menghindari Pemeriksaan petugas Posko Satgas Siaga Covid-19 yang didirikan di Simpang Pedamaran, Labuhan Tangga Besar.

“Ya, dijadikan tempat turun penumpang yang akan menuju Bagansiapiapi, kemudian dijemput oleh keluarganya,” kata Misbon (31) tahun, salah seorang warga setempat, kepada media ini

Menanggapi hal ini, Pemkab Rohil melalui Satgas Tanggap Covid-19 Gugus Tugas Rohil mengatakan akan melakukan koordinasi dengan Gugus Tugas Covid-19 kecamatan Bangko, karena ini merupakan wilayah kerjanya.

” Ini merupakan informasi baru kami terima, masalah ini akan segera disampaikan kepada gugus tugas Covid-19 kecamatan Bangko,” kata Jubir Tanggap Covid-19 Rohil, Hermanto, di aula media center covid-19, Jum’at (08/05/2020).

Ditempat yang sama, Juru bicara gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Rohil, Ahmad Yusuf membenarkan informasi tersebut.

-Sekarang mereka masuk dengan cara akal-akalan, mereka turun entah dimana kemudian masuk  di jemput oleh keluarganya seolah-olah mereka masuk tidak dari daerah terjangkit covid-19,” ujar Ahmad Yusuf.

Disampaikan Ahmad Yusuf, pihaknya juga sudah mendapatkan informasi dari Unit layanan seperti puskesmas bahwa ODP khusus untuk diwilayah kecamatan Bangko dibawah wilayah kerja puskesmas Bagan Punak dan wilayah puskesmas Bagansiapiapi tidak hanya orang hasil penjaringan Posko Pedamaran.

Dijelaskannya juga, bahwa pihaknya sudah melakukan antisipasi terkait sektor kesehatan dan diharapkan kepada kepala Puskesmas dan jajarannya untuk lebih jeli melakukan komunikasi dengan semua pihak pemerintahan yang ada mulai dari pemerintah kecamatan hingga pemerintah terkecil yaitu tingkat RT.

“Kalaupun mereka tidak melapor melalui posko Pedamaran paling tidak ada warga yang melaporkan minimal puskesmas sehingga mereka yang masuk tetap di pantau. Sekali lagi disampaikan kepada mereka yang berstatus ODP tidak di stigma sebagai pasien covid-19 sehingga mereka jangan pernah takut menjadi ODP justru ini adalah proses penjaringan” tandasnya. (Redaksi)

Pos terkait