Warga Resah Aksi Maling di Labuhan Tangga Kecil Merajalela, Aparat Desa Malah Bungkam

ROKAN HILIR – Sejumlah warga Desa (Kepenghuluan) Labuhan Tangga Kecil, Kecamatan Bangko, Rohil mengaku mulai resah dengan maraknya aksi pencurian di wilayah itu. Tindak kriminal yang dilakukan maling tidak saja harta benda didalam rumah, namun hasil kebun sawit, pisang hingga ternak milik warga juga ikut diembat.

Keluhan itu diungkapkan warga Labuhan Tangga Kecil melalui postingan postingan di medsos maupun aplikasi Wa Grup

“Assalamualaikum wr wb,maaf,dengan banyaknya keluhan masyarakat tentang maraknya pencurian,baik pencurian sawit maupun pencurian alat2 rumah tangga, hal ini sangat meresahkan masyarakat kepenghuluan L.Tg.Kecil, untuk itu mohon sangat KPD perangkat kepenghuluan dan jg BPKep kira nya dpt mengambil langkah untuk TDK membiarkan pencurian merajalela di kampung kita, dan klu kita biarkn berlanjut dpt memakan korban jiwa,mhn maaf mudah2an dgn ada tulisan ini dpt menggugah hati kita masing2 utk membuat langkah2 guna mengantisipasi agr pencurian dpt kita musnahkan artinya TDK ada lg terjadinya pencurian, mohon KPD bpk2 perangkt kepenghuluan Lab.Tangga Kecil” kata seorang Tokoh Masyarakat, Akhmad Yani, melalui WaG.

“, Tak aman….
Kemaren gas dengan elpiji, subuh tadi sepeda motor/honda pulak yang hilang, ditinggal sholat berjamaah.
Mana honda tersebut biasa dipakai untuk berjualan ikan keliling, untuk mencari nafkah….
Semoga bisa ditemukan kembali!,” Tulis Akun Facebook dengan nama Su Karmi.

Tak lama berselang, postingan tersebut dibanjiri komentar para netizen.

“Masyarakat labuhan tangga kecil kan sayang sama pencuri jdi biar kan aja hilang di ibarat kan kita bersedekah harta???? ya kan besty.soal ny kita aja yg koar2 toh kepala desa,sekdes yang lain ny tdak ad tanggapan sama sama sekali,jdi kita percuma saja koar2 tak ad respon ye kan dah tu ajo lah kata sambutan dari saye ye kata singkat je,” cuit akun Facebook Hariri Pratama dalam sebuah kolom komentar

Tidak hanya itu, Warga sempat mempertanyakan kinerja perangkat Desa setempat yang terkesan tidak peduli dengan keresahan masyarakat.

“Aparat Desanya harus berperan aktif, jangan hanya sibuk dengan hal yang bersifat pribadi, karena kasus ini sudah meresahkan masyarakat dan menyangkut hajat hidup orang banyak ” kata Tokoh Masyarakat Labuhan Tangga Kecil, Masrul Gusti, ketika dimintai tanggapannya.

Masrul Gusti berharap kepada pemerintah terkait agar segera melakukan tindakan tegas dan kongkrit dalam upaya penanganan sistem keamanan dan ketertiban masyarakat umum.

Sebab, menurut Masrul Gusti, jika perilaku pidana ini tidak ditangani pemerintah dengan serius maka akan berdampak pada perekonomian dan nilai nilai sosial ditengah masyarakat Labuhan Tangga Kecil.

“Pemerintah dan masyarakatnya harus memiliki tanggungjawab yang sama dalam menegakkan nilai hukum ditengah masyarakat, jika hal itu tidak bisa terealisasi maka jangan harap Desa ini akan maju,” kata tokoh pers Rohil ini.

Akhir akhir ini, sederet kasus kehilangan dialami oleh warga setempat. Pelaku seolah-olah tidak pandang bulu, semua dicuri baik itu sarang walet, buah sawit, material bangunan, harta benda, ternak dan apa saja yang laku dijual.

Informasi terbaru yang diperoleh wartawan, satu unit sepeda motor milik pedagang ikan lenyap dicuri saat pemiliknya melakukan shalat berjamaah di sebuah masjid di desa tersebut

Tidak hanya itu, rumah seorang perempuan renta yang hidup sebatang kara juga tidak luput dari maling. Kompor gas beserta tabung LPG subsidi 3 kilogram milik wanita renta itu raib.

Sebelumnya, Rumah pengurus Musholla di wilayah itu juga disatroni pencuri. Hp dan puluhan kain potong lenyap. Esoknya, warga RT 01 Labuhan Tangga Kecil mengaku telah kehilangan buah sawit yang akan dipanen.

Selang tiga hari, warga RT 3 desa tersebut juga mengaku telah kehilangan ternak ayam kampung miliknya. Sebelumnya, sebuah mushola di tempat itu juga telah kehilangan material kayu Broti dan alat elektronik lainnya.

Deretan daftar kasus kian bertambah dengan pengakuan sejumlah pemilik warung yang barang barangnya acap dicuri saat pemiliknya tidur atau bepergian.

“Warung saya beberapa kali kena maling, yang sering dicuri rokok dan uang,” kata pemilik warung kelontong, Supiyani, warga RT 3 Labuhan Tangga Kecil.

Dikatakan Supiyani, maling masuk kerumah dengan cara mencongkel kunci pintu jendela kedainya disaat ia sedang tidur. (mg)

Pos terkait